Sakit punggung:
Karna meningkatnya beban berat yang dibawa dalam rahim, punggung ibu bisa menjadi sakit. Cara mengatasinya:
- Pakailah sepatu yang bertumit rendah
- Hindari mengangkat benda yang berat
- Gunakanlah kasur yang nyaman
- Berdiri dan berjalanlah dengan punggung dan bahu yang tegak
- Jangan terlalu sering membungkuk, mintalah pertolongan orang lain untuk melakukan pekerjaan rumah
Karna adanya pembesaran rahim dan kepala bayi yang turun ke rongga panggul membuat tekanan pada kandung kencing. Ibu hamil jadinya ingin buang air kecil terus menerus
- Kosongkan kandung kemih sebelum tidur
- Jangan mengurangi kebutuhan air minum yaitu 8 gelas per hari, dan perbanyak di siang hari
- Lakukan senam kegel paling tidak lima kali sehari
Karena adanya tekanan rahim yang membesar ke daerah usus membuat si ibu mengalami konstipasi
- Perbanyak makanan berserat seperti buah dan sayur
- Hindari makanan berminyak
Peningkatan volume darah dan alirannya selama kehamilan serta adanya perubahan elastisitas pembuluh darah menyebabkan dinding vena menonjol. Di akhir kehamilan, kepala bayi juga akan menekan vena daerah panggul.
- Jika sedang beristirahat atau berbaring, angkatlah kaki ke atas
- Hindari berdiri atau duduk dalam waktu yang lama. Jika anda diharuskan duduk lama, kadang-kadang berdirilah dan berjalan sebentar.
- Olahraga secara rutin. Berjalan dan berenang sangat baik untuk memperlancar peredaran darah
- Hindari pakaian terlalu ketat seperti stoking setinggi lutut atau legging karna pakaian ketat bisa menurunkan sirkulasi darah di kaki anda
- Pada saat duduk, jangan menyilangkan kaki anda karna bisa menurunkan sirkulasi darah pada kaki
Perubahan sirkulasi darah, tekanan pada syaraf di kaki atau karna rendahnya kadar kalsium bisa menyebabkan kram otot
- Atasi kram dengan menaikkan kaki ke atas serta banyak-banyaklah mengkomsumsi kalsium
- Jika kram menyerang pada saat duduk atau tidur, cobalah gerakkan jari-jari kaki ke atas
- Siram air hangat atau menggunakan botol berisi air panas / handuk hangat pada otot yang kram
Adanya perubahan hormonal yang menyebabkan retensi cairan menyebabkan bengkak-bengkak pada kaki ibu hamil
- Kurangi asupan makanan yang mengandung garam
- Hindari duduk dengan kaki bersilang. Gunakanlah bangku kecil untuk menopang kaki ketika sedang duduk. Memutar pergelangan kaki juga perlu dilakukan
- Ibu hamil pun perlu memperhatikan gejala-gejala yang sering dialami seperti bengkak pada kelopak mata, wajah dan jari yang disertai tekanan darah tinggi, sakit kepala, pandangan kabur, atau titik titik pada pandangan mata. Jika gejala-gejala tersebut muncul, segeralah berkonsultasi dengan dokter karna bisa jadi ini merupakan tanda penyakit yang disebut pre-eklamsia.
Di usia kehamilan 33-36 minggu, banyak ibu hamil merasa susah bernafas, tipsnya adalah:
- Cobalah untuk mengikuti senam hamil demi latihan pernafasan
- Pegang kedua tangan di atas kepala, hal ini bisa memberikan anda ruang bernafas yang lebih lega
Bayi yang sering menendang bisa membuat si ibu susah untuk tidur nyenyak pada malam hari
- Ubahlah suhu dan suasana kamar anda menjadi lebih sejuk dengan cara mengurangi sinar yang masuk maupun mengurangi kegaduhan yang membuat ibu hamil terjaga
- Sebaiknya tidur miring ke kiri atau ke kanan. Beri ganjalan pada kaki dengan menggunakan bantal jika perlu
- Mandilah dengan air hangat sebelum tidur, hal ini dapat membantu anda menjadi santai dan ngantuk
Perubahan emosi maupun fisik pada kehamilan menyebabkan ibu cepat merasa lelah
- Cari waktu untuk beristirahat sedapat mungkin
- Jika anda merasa lelah pada siang hari, tidurlah. Atau duduk dan naikkan kaki anda ke bantal
- Hindari tugas dan tanggung jawab ekstra selama hamil
- Cukuplah mengonsumsi kalori, zat besi dan asam folat
Trimester ini, ibu hamil juga terkadang mengalami Braxton Hicks kontraksi atau kontraksi palsu. Kontraksi ini berupa rasa sakit yang ringan dan tidak teratur
- Kontraksi akan hilang jika anda duduk atau istirahat
- Hubungi dokter jika kontraksi terjadi lebih sering

No comments:
Post a Comment